Curug Lawe Temanggung, Keindahan Benang Air yang Tersembunyi

Berbicara tentang objek wisata di Kabupaten Temanggung memang tidak ada habisnya. Letak yang berada di daerah pegunungan membuat Kabupaten temanggung memiliki berbagai tempat wisata yang beragam. Mulai dari wisata alami maupun buatan. Wisata alam di Temanggung tidak hanya berupa pegunungan saja, Kabupaten Temanggung juga memiliki objek wisata berupa air terjun atau curug, salah satunya adalah Curug Lawe.

                Curug Lawe terletak di Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung. Wilayah ini berbatasan dengan Kabupaten Kendal. Warga desa di Desa Muncar ini sangat ramah, mereka akan menyambut dan memperlakukan pengunjung dengan hangat dan sangat baik.Perjalanan menuju lokasi berjarak sekitar 26 km dari Kota Temanggung ke arah utara. Waktu yang diperlukan 1 jam perjalanan lewat jalur Parakan-Ngadirejo. Kondisi jalan menuju kesana sudah beraspal hingga desa. Pengunjung juga bisa melewati jalan tembus dengan mengambil arah ke parakan, setelah sampai desa ngimbrang berjalan ke arah kanan dan akan sampai di pasar kedu. Dari pasar Kedu berjalan lurus saja dan mengikuti jalan utama Kedu – Jumo, setelah melewati jembatan ambilah jalur ke arah kiri dan hanya dalam waktu beberapa menit saja pengunjung sudah sampai di tempat tujuan.

Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor bisa menitipkan kendaraannya di rumah-rumah penduduk terdekat, kemudian berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju lokasi. Dibutuhkan waktu selama kurang lebih satu jam untuk sampai ke bawah, dimana curug Lawe berada. Pengunjung harus berjalan dari atas ke bawah tebing melewati jalan setapak melewati pematang sawah, melewati ladang kopi dan semak-semak. Udara disini sangat sejuk karena disini banyak pepohonan tumbuh di sekitar, jauh dari kesan polusi kendaraan bermotor atau asap pabrik.Pantas jika pengunjung yang sudah sampai di lokasi curug lawe lebih suka berlama-lama dan enggan untuk kembali.Tidak mudah memang untuk mencapai lokasi, tapi semua itu akan terbayarkan dengan keindahan curug Lawe yang mengesankan. Pengunjung pasti akan terkesan dengan keindahan berupa derasnya air yang segar dan jernih jatuh dari ketinggian. Dengan pepohonan yang masih alami yang tumbuh disekitarnya.

Air terjun ini disebut dengan Curug Lawe karena jatuhnya air terjun dari tebing curam ini sangat mengesankan, yaitu terlihat seperti untaian benang “lawe” yang sangat halus dan berwarna putih. Kata Lawe itu sendiri dalam bahasa Jawa berarti benang-benang halus. Disekitar objek wisata terdapat buah khas Gemawang, yaitu Cendul atau buah kepel yang jarang dijumpai di daerah lain. Jika sedang musimnya, wisatawan bisa memetik buah kepel dari pohonnya secara gratis. Buah ini sangat menyegarkan sehingga bisa menghapus para pengunjung. Tidak jauh dari curug lawe terdapat mata air panas yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit kulit dan juga tulang, karena airnya mengandung belerang. Di kawasan ini, pengunjung juga bisa menikmati wisata belanja sayuran dan buah-buahan, terutama pisang dengan harga yang sangat murah karena langsung dibeli di petani di pasar muncar.

Curug Lawe ini sangat cocok bagi wisatawan yang menyukai petualangan, pengunjung bisa datang ke objek wisata Curug Lawe ini bersama teman, kerabat, keluarga, atau bisa pula datang secara berkelompok. Pengunjung disarankan membawa air minum yang cukup karena perjalanan ke bawah tebing cukup melelahkan dan akan membuat haus. Curug Lawe ini sangat cocok bagi pengunjung yang ingin berefreshing atau melepas penat. Pengunjung pasti akan merasa fresh kembali dengan melihat segarnya air terjun dan udara yang sangat sejuk disini.

Sources :

https://sites.google.com/site/wisataairterjun/jawa-tengah/curug-lawe—temanggung

http://tani-temanggung.blogspot.co.id/2014/06/curug-lawe-benang-halus-dari-temanggung.html#

http://temanggung.dosen.unimus.ac.id/pariwisata/curug-lawe/#

Tinggalkan komentar